PEMBATALAN MEREK TERDAFTAR BERDASARKAN ASAS FIRST TO FILE DALAM UNDANG-UNDANG NOMOR 20 TAHUN 2016 TENTANG MEREK DAN INDIKASI GEOGRAFIS (Studi Putusan Perkara Nomor 83/Pdt.SUS.HKI/Merek/2023/PN Niaga Jkt Pusat)

Sihombing, Winda Hawila Pelicia (2025) PEMBATALAN MEREK TERDAFTAR BERDASARKAN ASAS FIRST TO FILE DALAM UNDANG-UNDANG NOMOR 20 TAHUN 2016 TENTANG MEREK DAN INDIKASI GEOGRAFIS (Studi Putusan Perkara Nomor 83/Pdt.SUS.HKI/Merek/2023/PN Niaga Jkt Pusat). Other thesis, Universitas Katolik Santo Thomas.

[thumbnail of ABSTRAK DAN DAFTAR PUSTAKA] Text (ABSTRAK DAN DAFTAR PUSTAKA)
Abstrak Dan Daftar Pustaka Winda Halawi Pelicia Sihombing.pdf - Published Version

Download (3MB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
Text Full Winda Halawi Pelicia Sihombing.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan asas First to File dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis, serta untuk menganalisis pertimbangan hukum hakim dalam Putusan Perkara Nomor 83/Pdt.Sus-HKI/Merek/2023/PN Niaga Jkt.Pst terkait pembatalan merek berdasarkan asas First to File. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian hukum yuridis normatif, yaitu penelitian yang berfokus pada pengkajian kepustakaan dengan menggunakan data sekunder sebagai sumber data utama. Pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumen, khususnya dengan menelaah Putusan Perkara Nomor 83/Pdt.Sus-HKI/Merek/2023/PN Niaga Jkt.Pst. Data yang diperoleh kemudian diolah dan dianalisis secara deskriptif normatif. Penarikan kesimpulan dilakukan menggunakan metode deduktif, yaitu dengan menarik kesimpulan dari hal-hal yang bersifat umum menuju hal-hal yang bersifat khusus. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa merek Ev Electrovoice + Logo milik tergugat didaftarkan dengan iktikad buruk, yaitu terdapat niat untuk menumpang ketenaran dari merek terkenal Ev, Logo, serta Electro-Voice milik penggugat, yang pada dasarnya memiliki persamaan secara keseluruhan dan digunakan untuk jenis atau kelas barang yang sama. Atas dasar pertimbangan tersebut, Pengadilan Niaga Jakarta Pusat memutuskan untuk membatalkan merek Ev Electrovoice + Logo dengan Nomor Pendaftaran IDM000796912 atas nama tergugat dari Daftar Umum Merek pada Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual. Pembatalan tersebut disertai dengan segala akibat hukumnya, sehingga merek yang bersangkutan diny

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Pembatalan merek; Asas first to file; Iktikad buruk
Subjects: 300 Social sciences > 340 Law
Divisions: Fakultas Hukum > S1-Ilmu Hukum
Depositing User: Perpustakaan Unika Santo Thomas
Date Deposited: 10 Aug 2026 03:05
Last Modified: 10 Aug 2026 03:05
URI: https://eprints.ust.ac.id/id/eprint/1147

Actions (login required)

View Item
View Item