Sitohang, Yohana Pandaraman (2026) Analisis Bongkar Muat Container Menggunakan Crane Di Pelindo Sibolga. Other thesis, Universitas Katolik Santo Thomas.
Abstrak dan Daftar Pustaka Yohana Pandaraman Sitohang.pdf - Published Version
Download (2MB)
Full Text Yohana Pandaraman Sitohang.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (10MB) | Request a copy
Abstract
Kegiatan bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Pelindo Sibolga memegang peranan strategis dalam mendukung arus logistik di wilayah pesisir barat Sumatera Utara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja operasional container crane dan memetakan pengaruh variabel-variabel operasional terhadap volume bongkar muat peti kemas serta waktu efektif kapal di Pelabuhan Pelindo Sibolga. Metode analisis data yang digunakan mencakup analisis indikator kinerja pelayanan pelabuhan berdasarkan Peraturan Dirjen Perhubungan Laut No. HK.103/2/18/DJPL-11, analisis regresi linear berganda serta path analysis, dan proyeksi tren 10 tahun mendatang (2025–2034). Hasil analisis regresi berganda pada Model 1 menunjukkan bahwa secara simultan variabel panjang kapal (Length Over All/LOA), waktu efektif (Effective Time/ET), jumlah head truck, dan jumlah crane berpengaruh signifikan terhadap volume bongkar muat (Y) dengan nilai F hitung sebesar 5,376 lebih besar dari F tabel sebesar 5,19 dan nilai α sebesar 0,047dan koefisien determinasi (R2) sebesar 81,1%. Secara parsial, variabel head truck berpengaruh positif dan signifikan t hitung sebesar 2,795 α sebesar 0,031, sedangkan Effective Time berpengaruh negatif dan signifikan t hitung sebesar -2,978 yang mengindikasikan bahwa durasi waktu produktif yang lebih singkat dapat membuat efisiensi bongkar muat yang lebih tinggi per satuan waktu. Pada Model 2, jumlah crane secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap Effective Time t hitung sebesar -1,711 α sebesar 0,125. Melalui analisis
proyeksi hingga tahun 2034, produktivitas Box per Ship per Hour (B/S/H) diproyeksikan menurun di bawah standar DJPL (11 B/S/H), memicu lonjakanwaktu tambat yang berdampak pada tingkat penggunaan dermaga (Berth Occupancy Ratio/BOR) melampaui ambang batas aman 40% pada tahun 2032 40,84% hingga mencapai 45,77% pada tahun 2034. Rekomendasi perbaikan berfokus pada peremajaan fasilitas angkat, penambahan armada angkut darat, dan digitalisasi sistem penataan lapangan penumpukan.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Bongkar Muat Peti Kemas, Container Crane, Effective Time, Regresi Linear Berganda, Pelindo Sibolga, BOR. |
| Subjects: | 700 The arts > 710 Area planning and landscape architecture |
| Divisions: | Fakultas Teknik > S1-Teknik Sipil |
| Depositing User: | Perpustakaan Unika Santo Thomas |
| Date Deposited: | 28 Sep 2026 02:34 |
| Last Modified: | 28 Sep 2026 02:34 |
| URI: | https://eprints.ust.ac.id/id/eprint/1263 |
