Perencanaan Struktur Rumah Susun 4 Lantai (Prototipe)

Tafonao, Safarson (2024) Perencanaan Struktur Rumah Susun 4 Lantai (Prototipe). Other thesis, Universitas Katolik Santo Thomas.

[thumbnail of COVER, ABSTRAK DAN DAFTAR PUSTAKA] Text (COVER, ABSTRAK DAN DAFTAR PUSTAKA)
Abstrak dan Daftar Pustaka Safarson Tafanao.pdf - Published Version

Download (936kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
Full Text Safarson Tafanao.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (7MB) | Request a copy

Abstract

Inovasi perencanaan struktur bangunan bertingkat terus menerus berkembang. Strukur bangunan bertingkat tinggi dibutuhkan sebagai ruang untuk tempat tinggal seperti hotel, tempat usaha dan lain sebagainya. Dikarenakan ketersediaan lahan yang semakin sempit dan harga yang semakin mahal, sehingga memungkinkan pembangunan gedung secara vertikal. Perencanaan struktur untuk bangunan rumah susun 4 lantai mengacu terhadap tata cara perencanaan Perancangan sistem struktur gedung beton bertulang sesuai (SNI 1727:2020) tentang beban desain minimum dan kriteria terkait untuk bangunan gedung dan struktur lainnya, (SNI 2847:2019) tentang persyaratan beton struktural untuk bangunan gedung dan penjelasan, (SNI 1726:2019) tentang tata cara perencanaan ketahanan gempa untuk struktur bangunan gedung dan nongedung. Dalam perencanaan bangunan menganalisis struktur digunakan bantuan software ETABS versi 18. Tanah pada lokasi bangunan rumah susun dihasilkan kelas situs tanah yaitu SE (Tanah Lunak) untuk bangunan rumah susun termasuk kedalam kategori resiko II dengan faktor keutamaan (Ie) = 1,0. Dengan menentukan kategori desain seismik berdasarkan parameter spektra desain banguna termasuk kedalam kategori resiko D Berdasarkan hasil analisis yang didapat simpangan antar lantai baik gempa statik dan dinamik arah X dan arah Y tidak melebihi batas simpangan yang diijinkan. Ketidakberaturan struktur yang didapat pada tugas akhir ini ada dua yaitu ketidakberaturan horizontal dan ketidakberaturan vertikal untuk ketidakberaturan horizontal tidak ada sedangkan untuk ketidakberaturan vertikal ada, dan terdapat diketidakberaturan berat (Massa). Penulangan balok induk terbesar dengan ukuran 30 x 60 dengan mutu beton fc’ 25 Mpa, mutu baja 420 Mpa, dan penulangan tumpuan atas 5D16, tumpuan tengah 2D13, tumpuan bawah 4D16, lapangan atas3D16, lapangan tengah 2D13, lapangan bawah 4D16, sengkang tumpuan 2D10-95 dan sengkang lapangan 2D10-100. Kolom yang digunakan 50 x 50 cm dengan ukuran tulangan 12D22, sengkang tumpuan 4d13-100, sengkang lapangan 2D13-150. Berdasarkan perencanaan tersebut dapat disimpulkan telah memenuhi ketentuan dan syarat yang berlaku pada peraturan standar Indonesia.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Rumah Susun, Simpangan, Ketidakberaturan
Subjects: 600 Technology (Applied science) > 620 Engineering and allied operations
Divisions: Fakultas Teknik > S1-Teknik Sipil
Depositing User: Riana Sari Margaretha Sitinjak, S.Sos
Date Deposited: 10 Mar 2026 04:06
Last Modified: 10 Mar 2026 04:06
URI: https://eprints.ust.ac.id/id/eprint/395

Actions (login required)

View Item
View Item