Pemidanaan Malpraktik Dokter dengan Menggunakan KUHP (Studi Kasus Putusan MA Nomor : 365K/Pid.2012)

Manurung, Afrianti (2020) Pemidanaan Malpraktik Dokter dengan Menggunakan KUHP (Studi Kasus Putusan MA Nomor : 365K/Pid.2012). Other thesis, Universitas Katolik Santo Thomas.

[thumbnail of ABSTRAK DAN DAFTAR PUSTAKA] Text (ABSTRAK DAN DAFTAR PUSTAKA)
Abstrak dan Daftar Pustaka Afrianti Manurung.pdf - Published Version

Download (1MB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
Full Text Afrianti Manurung.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kriteria malpraktik yang dilakukan oleh dokter terhadap pasien yang sedang melakukan pengobatan dan untuk mengetahui alasan hakim menghukum dokter yang melakukan malpraktik dengan menggunakan KUHP, bukan menggunakan UU kesehatan atau UU Praktik Kedokteran dalam putusan MA Nomor. 365K/Pid./2012. Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan data sekunder yang bersumber dari Putusan MA Nomor. 365K/Pid./2012. Alat yang digunakan yaitu dari bahan hukum sekunder, yang dengan memberikan penjelasan mengenai hukum primer. Analisis data dilakukan secara kualitatif yuridis, dengan mengadakan analisis pelaksanaan perundang-undangan yang berlaku dan menghubungkannya dengan kenyataan di lapangan sesuai dengan permasalahan penelitian. Data yang diperoleh dari hasil penelitian disusun sedemikian rupa kemudian dianalisis secara normatif, logis, dan sistematis. Hasil penelitian dalam skripsi ini menunjukkan bahwa hakim memutuskan untuk Menyatakan Para Terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “perbuatan yang karena kealpaannya menyebabkan matinya orang lain”; dan menjatuhkan pidana terhadap Para Terdakwa dengan pidana penjara masing-masing selama 10 (sepuluh) bulan. Dalam putusanya hakim menyatakan bahwa terdakwa telah melakukan tindakan malpraktik, akibat dari perbuatannya telah menghilangkan nyawa seseorang dalam melakukan tindakan medis yang menyebabkan pasien tersebut meninggal, terdakwa menerima hukuman dari Mahkamah Agung selama 10 bulan penjara akibat perbuatannya yang telah melalaikan pasien dalam tindakan medis tersebut dalam operasi Cito Secsio Sesaria terhadap korban dan telah melakukan tindakan medis tanpa adanya Surat Izin Praktik (SIP) dan sudah melanggar kode etik kedokteran.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Malpraktik, Pertimbangan Hakim, Tindak Pidana, Kealpaan.
Subjects: 300 Social sciences > 340 Law
Divisions: Fakultas Hukum > S1-Ilmu Hukum
Depositing User: Fitcroy Modestus Rumahorbo,S.S.I
Date Deposited: 13 Mar 2026 08:13
Last Modified: 13 Mar 2026 08:13
URI: https://eprints.ust.ac.id/id/eprint/413

Actions (login required)

View Item
View Item