Analisis Arah Dan Kecepatan Angin Terhadap Orientasi Runway (Study Kasus : Silangit International Airport)

Rumapea, Clara Duwi Pani (2025) Analisis Arah Dan Kecepatan Angin Terhadap Orientasi Runway (Study Kasus : Silangit International Airport). Other thesis, Universitas Katolik Santo Thomas.

[thumbnail of COVER, ABSTARK, DAFTAR PUSTAKA] Text (COVER, ABSTARK, DAFTAR PUSTAKA)
COVER, ABSTRAK, DAFTAR PUSTAKA CLARA DUWI PANI RUMAPEA.pdf - Published Version

Download (1MB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
FULL TEXT CLARA DUWI PANI RUMAPEA.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Arah dan kecepatan angin sangat berperan penting dalam penerbangan karena dapat mempengaruhi keselamatan dan efisiensi pesawat terbang saat tinggal landas dan mendarat. Bandara Silangit merupakan salah satu bandara yang berada di Sumatera Utara dan termasuk dalam bandara internasional yang saat ini mengalami perkembangan cukup pesat. Bandara Silangit berada di daerah perbukitan dan perairan serta dataran tinggi, maka sangat besar kemungkinan arah angin yang berubah-ubah. Untuk itu perlu dilakukan analisis arah angin dan orientasi landasan pacu di Bandara Silangit. Analisis ini menggunakan data gabungan tahun 2020 hingga 2024 yang diperoleh dari Stasiun Meteorologi Silangit. Dalam penelitian ini dilakukan analisis arah angin dominan di Bandara Silangit menggunakan diagram windrose untuk mengetahui arah angin terbanyak. Data diolah menggunakan bantuan aplikasi WRPlot View. Hasil dari analisis ini nantinya akan sangat membantu dalam mendukung perencanaan teknis dan pengambilan keputusan pengelolaan kebandarudaraan di wilayah studi. Dari hasil perhitungan data arah dan kecepatan angin pada Bandara Silangit, arah angin terbanyak berasal dari arah ENE (East North East) sebesar 12,306%. Arah angin ini diambil dari data gabungan tahun 2020–2024. Dengan perhitungan cakupan angin (wind coverage) dari arah angin dominan, didapatkan hasil cakupan angin sebesar 99,830% pada arah 70°–250°, sedangkan arah landasan pacu eksisting yaitu 90°–270° memiliki nilai cakupan angin sebesar 99,801%. Nilai cakupan angin dapat dikatakan layak karena memenuhi syarat kelayakan yaitu minimum 95%. Hal ini menunjukkan bahwa arah landasan pacu eksisting masih sangat layak terhadap arah angin di Bandara Silangit. Perbandingan kedua nilai tersebut menjadi dasar analisis kelayakan teknis orientasi runway terhadap kondisi angin jangka panjang. Studi ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam evaluasi arah landasan pacu di bandara lainnya yang memiliki kondisi geografis dan klimatologis serupa. Dengan pendekatan berbasis data aktual dan analisis statistik visual, kajian ini mampu memberikan gambaran ilmiah yang kuat mengenai hubungan antara arah angin dominan dan efisiensi orientasi runway. Implikasi dari hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan oleh pihak regulator, pengelola bandara, maupun perencana teknis dalam mengembangkan desain infrastruktur yang tanggap terhadap variabilitas iklim lokal dan keselamatan penerbangan.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: arah angin, landasan pacu, windrose, cakupan angin, WRPlot View
Subjects: 300 Social sciences > 380 Commerce, communications, transport
600 Technology (Applied science) > 620 Engineering and allied operations
Divisions: Fakultas Teknik > S1-Teknik Sipil
Depositing User: Riana Sari Margaretha Sitinjak, S.Sos
Date Deposited: 13 Mar 2026 08:30
Last Modified: 18 Mar 2026 08:49
URI: https://eprints.ust.ac.id/id/eprint/414

Actions (login required)

View Item
View Item