Analisa Jembatan dengan Metode ASD dan LRFD

Hotua, Medi (2019) Analisa Jembatan dengan Metode ASD dan LRFD. Other thesis, Universitas Katolik Santo Thomas.

[thumbnail of COVER DAN ABSTRAK] Text (COVER DAN ABSTRAK)
COVER, ABSTRAK MEDI HOTUA.pdf - Published Version

Download (773kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
FULL TEXT MEDI HOTUA.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Jembatan merupakan suatu struktur untuk penghubung antar daerah yang terpisahkan oleh rintangan. Oleh karena itu jembatan dibuat harus memenuhi syarat kekakuan, lendutan, dan ketahanan terhadap beban yang bekerja. Tujuan dari penelitian Tugas Akhir adalah melakukan analisis jembatan komposit dengan metode ASD dan LRFD. Beban-beban yang bekerja adalah beban mati (MS), beban mati tambahan (MA), beban kendaraan (TD), beban rem (TB), beban gempa (EQ), dan beban angin (EW). Desain dilakukan secara manual, berdasarkan Peraturan SNI 1725:2016 Pembebanan Untuk Jembatan dan Peraturan RSNI T-12-2004 Perencanaan struktur beton untuk jembatan. Hasil desain dan analisis yang telah dilakukan menggunakan metode ASD dan LRFD pada Tugas Akhir ini dengan panjang jembatan sepanjang 57 m dan lebar 5,5 m menggunakan 2 abutmen,2 pier dengan panjang masing-masing bentang jembatan 12 m,21 m dan 24 m,digunakan 4 buah gelagar dengan jarak antar gelagar 1,5 m dari hasil analisis diperoleh slab lantai jembatan dengan tebal slab 20 cm gelagar melintang (Diafragma) wf 400.200.7.11 dengan jarak 6 m. Dari hasil analisis untuk bentang jembatan 12 meter diperoleh gelagar yang sama yaitu wf 500.200.10.16 baik untuk ASD maupun LRFD,kemudian untuk bentang 21 meter dalam analisis ASD dan LRFD diperoleh gelagar 700.300.13.24 tetapi untuk analisis LRFD dilakukan penambahan pelat (cover plate) sebesar 300 x 5 mm sepanjang 4 m pada tengah bentang gelagar,maka analisi methode LRFD 0,988 % lebih boros, kemudian untuk bentang jembatan 24 m diperoleh gelagar 800.300.14.26 namun untuk metode LRFD dilakuakn penambahan pelat (cover plate) sebasar 300 x 12 mm sepanjang 7 meter pada tengah bentang gelagar,dan dari perbandingan perhitungan kedua metode ini di simpulkan metode LRFD 3,925 % lebih boros. Untuk shear conector analisis dilakukan hanya dengan method LRFD diperoleh dimensi 2D19x120 - 350 mm.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Jembatan, ASD, LRFD, Gelagar
Subjects: 600 Technology (Applied science) > 620 Engineering and allied operations
Divisions: Fakultas Teknik > S1-Teknik Sipil
Depositing User: Riana Sari Margaretha Sitinjak, S.Sos
Date Deposited: 16 Mar 2026 06:48
Last Modified: 16 Mar 2026 06:48
URI: https://eprints.ust.ac.id/id/eprint/421

Actions (login required)

View Item
View Item