Sihombing, Irvan Rei Nunut (2022) Analisa Perbandingan Kuat Tekan Karakteristik, Kuat Tarik, Kuat Lentur, dan Absorbsi Beton Menggunakan Semen Portland tipe I (OPC), Semen PPC ( Portlan Pozollan Cement ) dan PCC ( Portland Composite Cement ). Other thesis, Universitas Katolik Santo Thomas.
COVER, ABSTRAK, DAFTAR PUSTAKA IRVAN REI NUNUT SIHOMBING.pdf - Published Version
Download (944kB)
FULL TEXT IRVAN REI NUNUT SIHOMBING.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (3MB) | Request a copy
Abstract
Pembangunan infrastuktur sedang gencar – gencarnya dilakukan oleh pemerintah untuk mengejar ketertinggalan dengan negara – negara lain. Pembangunan jalan, pelabuhan, waduk dan bandara udara adalah beberapa infrastuktur yang sedang dalam pembangunan pada beberapa tahun belakangan ini dan akan berlanjut untuk beberapa tahun kedepan. Untuk mendukung pembangunan infrastruktur tersebut konstruksi beton bertulang menjadi pilihan utama, hampir pada semua jenis infrastruktur yang dibangun menggunakan beton bertulang. Semen adalah bahan utama dalam pembuatan beton, di Indonesia terdapat beberapa jenis semen yaitu semen OPC, PCC, dan PPC. Permasalahannya adalah dalam penggunaannya jenis semen PCC dan PPC belum dapat diaplikasikan secara baik dikarenakan kurangnya data pengujian yang tertera untuk menunjukkan bahwa semen tersebut dapat dingunakan untuk semen struktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kuat tekan karakteristik, kuat tarik beleh, absorbsi, dan kuat lentur beton dengan menggunakan jenis semen OPC, PPC, dan PCC. Metode penelitian yang dilakukan adalah eksperimental dengan membuat benda uji di laboratorium dari ketiga jenis semen tersebut dan menggunakan dua kuat tekan yaitu dengan kuat tekan 20,75 MPa dan 24,90 MPa. Dari hasil penelitian di laboratorium di peroleh data bahwa beton dengan semen OPC (Andalas), PPC (Padang), PCC (Tiga Roda), dan PCC memiliki hasil yang berbeda. Kuat tekan karakteristik beton pada umur 28 hari untuk jenis semen OPC (Andalas) diperoleh sebesar 106% dan 115%, untuk semen Padang (PCC) sebesar 107% dan 118%, untuk semen Andalas (OPC) sebesar 122% dan 125% dari nilai kuat tekan yang direncanakan. Sedangkan untuk jenis semen Bima (PPC) tidak mencapai nilai kuat tekan uang direncanakan hanya dapat mencapai nilai kuat tekan sebesar 89% dari nilai kuat tekan rencana yaitu f’c 20,75 MPa dan f’c 24,90 MPa. Dan untuk hasil nilai kuat tarik belah beton dan kuat lentur beton normal berbanding lurus dengan hasil kuat tekn dimana untuk nilai paling tinggi dipelorh oleh lenis semen OPC (Andalas), PCC (Padang), PCC (Tiga Roda), dan semen PPC (Bima). Sedangkan untuk nilai absorsi beton hasilnya berbanding terbalik dengan nilai kuat tekan dimana untuk hasil paling rendah diperoleh oleh semen OPC (Andalas), PCC (Padang), PCC (Tiga Roda), dan semen PPC (Bima)dan hasil absorbsi tersebut tidak lebih dari 5%.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | 600 Technology (Applied science) > 620 Engineering and allied operations |
| Divisions: | Fakultas Teknik > S1-Teknik Sipil |
| Depositing User: | Riana Sari Margaretha Sitinjak, S.Sos |
| Date Deposited: | 18 Mar 2026 03:14 |
| Last Modified: | 18 Mar 2026 08:40 |
| URI: | https://eprints.ust.ac.id/id/eprint/450 |
