Lase, Brilyant Sorudu (2023) Evaluasi Daya Dukung Aksial Pondasi dalam Berdasarkan Data SPT (Standart Penetration test). Other thesis, Universitas Katolik Santo Thomas.
COVER, ABSTRAK, DAFTAR PUSTAKA BRILYANT SORUDU LASE.pdf - Published Version
Download (582kB)
FULL TEXT BRILYANT SORUDU LASE.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (1MB) | Request a copy
Abstract
Pondasi merupakan bagian penting dari satu bangunan sipil, pondasi sebagai dasar penahan beban terdasar dari suatu konstruksi. Jalan, gedung, jembatan, bendungan, dan kontruksi sipil lainnya tanpa pondasi yang kuat pasti akan mengalami kegagalan kontruksi. Pondasi dalam adalah pondasi yang membutuhkan pengeboran atau pemancangan dalam karena lapisan tanah yang kerasberada di kedalaman cukup dalam, biasanya digunakan oleh bangunan besar, jembatan, struktur lepas pantai, dan sebagainya. Tiang pancang merupakan salah satu contoh jenis pondasi tiang pada pondasi dalam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui daya dukung pondasi serta mengetahui penurunan podasi akibat struktur atas dari pondasi Analisis yang digunakan pada penelitan ini adalah perhitungan daya dukung pondasi menggunakan metode Mayerhoff dan metode Luciano Decourt dan penurunan pondasi tiang tunggal menggunakan metode Empiris. Data penyelidikan tanah dilapangan berdasarkan data SPT (Standart Penetration Test). Struktur atas dari pondasi adalah tangki minyak dengan diameter 13,5m dan tinggi tangki minyak adalah 13,5m. Hasil analisis adalah daya dukung ultimate tiang (Qu), daya dukung ijin tiang (Qijin), serta penurunan tiang (S) dan penurunan ijin tiang (Sijin) Jenis pondasi yang digunakan pada penelitian ini adalah pondasi tiang pancang ukuran 30x30 meter dan panjang tiang pancang 21 meter dari metode Mayerhoff daya dukung ultimate (Qu) sebesar 303,096 ton, daya dukung ijin (Qijin) sebesar 95,519 ton dan jumlah tiang 2 buah. Metode Luciano Decour daya dukung ultimate (Qu) sebesar 134,436 ton, daya dukung ijin (Qijin) sebesar 40,276 ton untuk penurunan metode mayerhoff (S) sebesar 1,3919 cm dan penurunan metode Lucuano Decout (S) sebesar 1,4369 cm dimana penurunan ijin (Sijin) sebesar 8,4 cm dan jumlah tiang 3 buah. Dari hasi analisis maka dapat disimpulkan bahwa Nilai daya dukung ijin pondasi metode L.Decourt lebih kecil sehingga jumlah tiang sedikit lebih banyak dan penurunan pondasi lebih besar dari metode Mayerhoff.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pondasi, Pondasi Tiang Pancang Berdasrkan Data SPT |
| Subjects: | 600 Technology (Applied science) > 620 Engineering and allied operations |
| Divisions: | Fakultas Teknik > S1-Teknik Sipil |
| Depositing User: | Riana Sari Margaretha Sitinjak, S.Sos |
| Date Deposited: | 18 Mar 2026 08:39 |
| Last Modified: | 18 Mar 2026 08:39 |
| URI: | https://eprints.ust.ac.id/id/eprint/459 |
