Wanprestasi dalam Perjanjian Pinjam Meminjam Uang dengan Jaminan Sertifikat Hak Atas Tanah (Studi Kasus No. 193/PDT.G/2020/PN SBY)

Sembiring, Depi Shinta Uli (2021) Wanprestasi dalam Perjanjian Pinjam Meminjam Uang dengan Jaminan Sertifikat Hak Atas Tanah (Studi Kasus No. 193/PDT.G/2020/PN SBY). Other thesis, Universitas Katolik Santo Thomas.

[thumbnail of ABSTRAK DAN DAFTAR PUSTAKA] Text (ABSTRAK DAN DAFTAR PUSTAKA)
Abstrak dan Daftar Pustaka Depi Shinta Uli Sembiring.pdf - Published Version

Download (1MB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
Full Text Depi Shinta Uli Sembiring.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Skripsi ini memembahas tentang wanprestasi dalam perjanjian pinjam meminjam uang dengan jaminan hak atas tanah tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kriterian penentuan terjadinya wanprestasi menurut KUH Perdata dan bagaimana Pertimbangan Hakim dalam menjatuhkan perbuatan wanprestasi dalam perjanjian pinjam meminjam uang terhadap jaminan sertifikat Hak Atas Tanah Putusan Nomor 193/Pdt.G/2020/PN Sby. Metode penelitian ini adalah yuridis normatif. Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan data skunder yang bersumber dari Putusan Nomor 193/Pdt.G/2020/PN Sby. Alat yang digunakan yaitu dari bahan hukum sekunder, yang dengan memberikan penjelasan mengenai hukum primer. Analisis data di lakukan dengan cara normative analitis, dimana bahan hukum primer, skunder, dan tersier dianalisis secara deskriptif, normative, logis, dan sistematis untuk menjawab permasalahan yang dirumuskan dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pertimbangan Majelis Hakim dalam memutuskan Tergugat wanprestasi dalam dalam perjannjian Putusan Nomor 193/Pdt.G/2020/PN Sby mengadili bahwa, Hakim menyatakan Tergugat telah melakukan wanprestasi yaitu melaksanakan, tetapi tidak sebagaimana yang dijanjikan. Debitur tidak menjalankan prestasinya untuk membayar hutang yang telah di perjanjikan. Atas kelalaian tersebut debitur harus membayar hutang pokok beserta bagi hasil setiap bulannya yang sudah di perjanjikan. Selain itu asset yang dijadikan jamian akan disita Penggugat.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Wanprestasi, Perjanjian, Pinjam Meminjam, Jaminan
Subjects: 300 Social sciences > 340 Law
Divisions: Fakultas Hukum > S1-Ilmu Hukum
Depositing User: Fitcroy Modestus Rumahorbo,S.S.I
Date Deposited: 30 Mar 2026 07:42
Last Modified: 30 Mar 2026 07:42
URI: https://eprints.ust.ac.id/id/eprint/484

Actions (login required)

View Item
View Item