Analisis Kelayakan dan Strategi Peningkatan Pendapatan Usahatani Wortel di Desa Penampen Kecamatan Barusjahe Kabupaten Karo

Ginting, Vebina Br (2025) Analisis Kelayakan dan Strategi Peningkatan Pendapatan Usahatani Wortel di Desa Penampen Kecamatan Barusjahe Kabupaten Karo. Other thesis, Universitas Katolik Santo Thomas.

[thumbnail of ABSTRAK DAN DAFTAR PUSTAKA] Text (ABSTRAK DAN DAFTAR PUSTAKA)
Abstrak dan Daftar Pustaka Vebina Br Ginting.pdf - Published Version

Download (910kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
Full Text Vebina Br Ginting.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) Untuk menganalisis pendapatan petani wortel dalam 1 tahun (3 kali musim tanam) di Desa Penampen, Kecamatan Barusjahe, Kabupaten Karo. (2) Untuk menganalisis kelayakan usahatani wortel dalam 1 tahun (3 kali musim tanam) di Desa Penampen, Kecamatan Barusjahe, Kabupaten Karo. (3) Untuk mengetahui strategi peningkatan pendapatan usahatani wortel di Desa Penampen, Kecamatan Barusjahe, Kabupaten Karo. Daerah penelitian ditentukan secara purposive (sengaja). Populasi penelitian adalah petani wortel yang berjumlah 34 orang, karena populasi petani yang kecil maka penentuan sampel dilakukan dengan metode sampel jenuh, dimana semua populasi dijadikan sebagai sampel. Data penelitian berupa data primer yang diperoleh dari wawancara langsung kepada petani sampel dengan bantuan kuesioner yang telah disiapkan sebelumnya serta observasi langsung dilapangan. Selain itu ada data sekunder yang dicatat dari berbagai sumber instansi yang terkait dengan penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan biaya produksi rata-rata usahatani wortel di daerah penelitian sebesar Rp69.466.366/ha/tahun. Penerimaan rata-ratanya usahatani wortel di daerah penelitian sebesar Rp170.770.833/ha/tahun sehingga pendapatan bersih usahatani wortel adalah sebesar Rp101.304.467. R/C usahatani wortel di daerah penelitian yaitu sebesar 2,5. Nilai ini menunjukkan bahwa kegiatan usahatani wortel yang dilakukan oleh petani wortel di Desa Penampen, Kecamatan Barusjahe, Kabupaten Karo layak untuk diusahakan. Angka R/C sebesar 2,5 diartikan bahwa setiap pengeluaran sebesar Rp1 maka petani akan mendapatkan penerimaan sebesar Rp2,5 sehingga petani memperoleh keuntungan sebesar Rp 1,5 yang diperoleh dari Rp2,5 - Rp1. Oleh karena nilai R/C > 1 maka dikatakan usahatani wortel layak diusahakan. Hasil analisis menunjukkan total strategi internal (IFAS) sebesar 3,31 dengan selisih kekuatan dan kelemahan sebesar 0,93, artinya kekuatan lebih dominan dalam peningkatan pendapatan usahatani wortel di Desa Penampen. Total strategi eksternal (EFAS) sebesar 2,98 dengan selisih peluang dan ancaman sebesar 0,76, yang berarti peluang lebih besar daripada ancaman. Nilai koordinat (0,93 : 0,76) menempatkan posisi strategi berada pada kuadran I, sehingga strategi yang paling tepat diterapkan di Desa Penampen, Kecamatan Barusjahe, Kabupaten Karo adalah strategi S-O (Strength-Opportunity) yang terdiri dari : (1) Memanfaatkan lahan milik sendiri yang subur dengan benih unggul serta subsidi pupuk untuk meningkatkan produktivitas dan menekan biaya produksi, sehingga pendapatan petani naik. (2) Menggunakan modal yang ada dan dukungan lembaga keuangan (koperasi, CU) untuk memperluas skala usaha, sekaligus menjamin kelancaran pengadaan sarana produksi dari toko pertanian. (3) Memanfaatkan lokasi lahan yang strategis ditambah dengan kualitas hasil panen yang baik untuk menarik lebih banyak agen, sehingga petani memiliki keleluasaan dalam memilih penawaran harga yang lebih menguntungkan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: 600 Technology (Applied science) > 630 Agriculture
Divisions: Fakultas Pertanian > S1-Agribisnis
Depositing User: Fitcroy Modestus Rumahorbo,S.S.I
Date Deposited: 15 May 2026 04:02
Last Modified: 15 May 2026 04:02
URI: https://eprints.ust.ac.id/id/eprint/600

Actions (login required)

View Item
View Item