Inisiasi Tunas Pisang Sibolon (Musa paradisiaca L.) pada Media Murashige dan Skoog (MS) Secara In Vitro dengan Penambahan Kinetin dan Napthalene Acetic Acid (NAA)

Bancin, Johana Baptista Idawati (2025) Inisiasi Tunas Pisang Sibolon (Musa paradisiaca L.) pada Media Murashige dan Skoog (MS) Secara In Vitro dengan Penambahan Kinetin dan Napthalene Acetic Acid (NAA). Other thesis, Universitas Katolik Santo Thomas.

[thumbnail of ABSTRAK DAN DAFTAR PUSTAKA] Text (ABSTRAK DAN DAFTAR PUSTAKA)
Abstrak dan Daftar Pustaka Johana Baptista Idawati Bancin.pdf - Published Version

Download (702kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
Full Text Johana Baptista Idawati Bancin.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan kinetin dan NAA terhadap perkembangan eksplan pisang sibolon pada media Murashige dan Skoog (MS) secara in vitro, pada tahap inisiasi kultur. Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium kultur jaringan Fakultas Pertanian, Universitas Katolik Santo Thomas Medan. Dilakukan pada bulan Desember 2024 sampai Juni 2025. Penelitian ini menggunakan metode analisis yang bersifat deskriptif dengan pengamatan langsung secara visual. Perlakuan penelitian ini adalah pemberian kinetin dan NAA pada media Murashige dan Skoog, yang terdiri dari 4 taraf konsentrasi yaitu:
A0 = Tanpa zat pengatur tumbuh
A1 = Kinetin dengan konsetrasi 1,5 ppm
A2 = NAA dengan konsentrasi 1,5 ppm
A3 = Kombinasi kinetin dengan konsentrasi 1,5 ppm dan NAA
dengan konsentrasi 1,5 ppm Masing -masing perlakuan terdiri dari 8 botol ulangan percobaan dengan demikian jumlah satuan percobaan adalah sebanyak 4x8=32 botol percobaan. Parameter yang diamati tediri dari perkembangan eksplan (persentase hidup, pucuk eksplan, akar eksplan, akar dan pucuk eksplan, bonggol eksplan yang membesar, eksplan stagnan, pencoklatan eksplan (browning), eksplan yang terkontaminasi (jamur, bakteri), dan eksplan mati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inisiasi tunas pisang sibolon pada Media Murashige dan Skoog (MS) secara in vitro tanpa penambahan zat pengatur tumbuh (A0) menghasilkan eksplan tunas pisang sibolon tumbuh 75%, dengan jumlah eksplan membentuk pucuk 3 botol, membentuk akar 2 botol dan membentuk akar dan pucuk (eksplan lengkap) 1 botol (12,5%). Penambahan kinetin (A1) menghasilkan tunas pisang sibolon tumbuh 75%, dengan jumlah eksplan membentuk pucuk 4 botol, membentuk akar 2 botol, dan membentuk akar dan pucuk (eksplan lengkap) 2 botol. Penambahan NAA (A2) menghasilkan eksplan tunas pisang sibolon tumbuh 62,5%, dengan jumlah eksplan membentuk pucuk 2 botol, membentuk akar 3 botol dan membentuk akar dan pucuk (eksplan lengkap) 2 botol. Penambahan kombinasi kinetin dan NAA (A3) menghasilkan eksplan tunas pisang sibolon tumbuh 75%, dengan jumlah eksplan membentuk pucuk 4 botol, membentuk akar 2 botol dan membentuk akar dan pucuk (eksplan lengkap) 2 botol.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: 600 Technology (Applied science) > 630 Agriculture
Divisions: Fakultas Pertanian > S1-Agroteknologi
Depositing User: Fitcroy Modestus Rumahorbo,S.S.I
Date Deposited: 18 May 2026 03:06
Last Modified: 18 May 2026 03:06
URI: https://eprints.ust.ac.id/id/eprint/615

Actions (login required)

View Item
View Item