Lumban Tobing, Hendra Daniel (2025) Analisis Pertumbuhan Intercropping Tanaman Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt) dan Entres Karet (Hevea brasiliensis) Terhadap Aplikasi Cendawan Dark Septate Edophyte (DSE). Other thesis, Universitas Katolik Santo Thomas.
Abstrak dan Daftar Pustaka Hendra Daniel Lumban Tobing.pdf - Published Version
Download (927kB)
Full Text Hendra Daniel Lumban Tobing.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (4MB) | Request a copy
Abstract
Penelitian dilakukan dengan dua tahap yaitu tahap pertama Isolasi Cendawan Dark Septate Endophyte (DSE) dan tahap kedua Pengaplikasian Isolat Dark Septate Endophyte (DSE) pada tanaman jagung manis. Rancangan percobaan didasarkan pada Rancangan Acak Lengkap (RAK) non faktorial, dengan perlakuan yang terdiri dari beberapa macam jenis isolat yaitu P0 (kontrol), P1 (DSE KMSTN) Kebun Merbau Selatan, P2 (DSE KHPSG) Kebun Hapesong, P3 (DSE KRPPT) Kebun Rantauprapat, P4 (Trichoderma viridae). Parameter tahap pertama dilakukan dilapangan dengan mengamati pertumbuhan pada tanaman jagung manis dan entres karet seperti tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, daya kecambah, jumlah tongkol, bobot tongkol berkelobot, bobot tongkol tanpa kelobot, bobot 100 biji, dan intensistas cahaya selama tiga bulan. Parameter tahap kedua dilakukan dilaboratorium dengan menganalisis biomassa tanaman, klorofil a dan b, serta klorofil total. Hasil penelitian diketahui bahwa respon pertumbuhan tanaman jagung manis dan entres karet paling tinggi terdapat pada perlakuan P2 (DSE KHPSG), P3 (DSE KRPPT) dan P4 (Trichoderma viridae) hampir diseluruh parameter pengamatan. Diketahui pada parameter vegetatif tanaman jagung manis perlakuan P2 (DSE KHPSG) berpengaruh sangat nyata terhadap diameter batang dengan diameter sebesar 16,66 mm pada 8 Minggu Setelah Tanam (MST). Pada parameter generatif tanaman jagung manis perlakuan P4 (Trichoderma viridae) berpengaruh nyata terhadap biomassa tanaman dengan memiliki bobot basah (BB) batang tertinggi sebesar 354,27 gr. Tidak ada pengaruh nyata dari intercropping jagung manis dengan aplikasi isolat cendawan DSE terhadap pertumbuhan entres karet. Dari keempat isolat yang telah di amati perlakuan P2 (DSE KHPSG) memberikan pengaruh nyata terhadap beberapa parameter yang diamati baik fase vegetatif maupun generatif.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | 600 Technology (Applied science) > 630 Agriculture |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > S1-Agroteknologi |
| Depositing User: | Fitcroy Modestus Rumahorbo,S.S.I |
| Date Deposited: | 18 May 2026 04:05 |
| Last Modified: | 18 May 2026 04:05 |
| URI: | https://eprints.ust.ac.id/id/eprint/620 |
