Purba, Rolan Bertoani (2025) Analisa Kelayakan Limbah Keramik Sebagai Pengganti Agregat Halus Untuk Campuran Aspal Beton di Tinjau dari Parameter Nilai Stabilitas Marshall. Other thesis, Universitas Katolik Santo Thomas.
Abstrak dan Daftar Pustaka Rolan Bertoani Purba.pdf - Published Version
Download (616kB)
Full Text Rolan Bertoani Purba.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (3MB) | Request a copy
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penganti limbah keramik terhadap karakteristik Marshall campuran aspal beton AC-WC. Variasi limbah keramik yang digunakan adalah 0%, 10%, 20%, 30%, 40% dan 50%, dengan waktu perendaman 3 jam, 6 jam, 9 jam dan 12 jam Metode penelitian dilakukan dengan beberapa tahapan yaitu pemilihan bahan uji, persiapan alat uji, pembuatan benda uji, pengujian benda uji dan analisis data. Penelitian ini menggunakan bahan untuk benda uji antara lain, agregat kasar, agregat sedang dan agregat halus, aspal penetrasi 60/70, filler dan limbah keramik sebagai pengganti agregat halus. Pembuatan benda uji dengan alat marshall compaction hammer, menggunakan kadar aspal 6,5% dengan variasi jumlah penggantian kadar limbah keramik 0%, 10%, 20%, 30%, 40% dan 50% dengan lama perendaman 3 jam, 6 jam, 9 jam, dan 12 jam yang direndam menggunakan air hujan. Parameter yang diukur meliputi stabilitas, flow, VIM, VFB dan Marshall quotient. Hasil penelitian melalui uji marshall yang mengacu pada Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 didapat kadar aspal optimum sebesar 6,5% dengan nilai stabilitas 2587,366 kg dan nilai flow sebesar 2,5 mm. Maka dengan mengganti agregat halus menggunakan limbah keramik dengan variasi perendaman menunjukkan bahwa pengganti limbah keramik mendapatkan hasil stabilitas tertingi yaitu pada kadar 10% dengan lama perendaman 30 menit dan terendah yaitu kadar 50% dengan lama perendaman 12 jam. Dengan melakukan pengganti sebagian agregat halus menggunakan Limbah keramik campuran AC-WC mengakibatkan stabilitas, rongga terisi aspal (VFB), dan MQ menurun. Sedangkan untuk nilai VIM, Flow, dan VMA mengalami kenaikan. Hasil pengujian yang baik serta memenuhi seluruh parameter Marshall dengan variasi perendaman adalah kadar penggantian limbah keramik 10% hinnga 18%, maka kadar limbah keramik yang melebihi kadar 18% tidak dapat digunakan karna tidak memenuhi Spesifikasi Umum Bina Marga 2018.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Aspal, Karakteristik Marshall, Limbah Keramik. |
| Subjects: | 600 Technology (Applied science) > 680 Manufacture of product for specific uses |
| Divisions: | Fakultas Teknik > S1-Teknik Sipil |
| Depositing User: | Fitcroy Modestus Rumahorbo,S.S.I |
| Date Deposited: | 18 Jun 2026 02:16 |
| Last Modified: | 18 Jun 2026 02:16 |
| URI: | https://eprints.ust.ac.id/id/eprint/696 |
