Barus, Sepriani Br (2025) Pengaruh Komposisi Kompos Tempat Pembuangan Akhir Nami Bintang Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Tomat Ceri (Solanum lycoversicum var. cerasiforme). Other thesis, Universitas Katolik Santo Thomas.
Abstrak dan Daftar Pustaka Sepriani Br Barus.pdf - Published Version
Download (1MB)
Full Text Sepriani Br Barus.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (7MB) | Request a copy
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan dan hasil tanamn tomat ceri (Solanum lycopersicum var. Cerasiforme) di kompos tanah tempat pembuangan akhir TPA Namo Bintang. Penelitian ini dilaksanakan di rumah kasa Fakultas Pertanian Universitas Katolik Santo Thomas Medan Provinsi Sumatera Utara dengan ketinggian tempat ± 32 mdpl, yang dilakukan selama 4 bulan, mulai Januari sampai bulan Mei 2025. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 Faktorial. Faktor pertama Jenis Tanaman Tomat Ceri (R) terdiri dari 3 taraf, yaitu: R1= Ceri Juliet, R2= Ceri Mini Chung, R3= Ceri Golden Sweet. Faktor kedua komposisi kompos tanah TPA (S) terdiri dari 5 taraf, yaitu: S0 = Perbandingan Kompos Tanah TPA : Top Soil = 0% : 100%, S1= Perbandingan Kompos Tanah TPA : Top Soil = 25% : 75%, S2= Perbandingan Kompos Tanah TPA : Top Soil = 50% : 50%, S3= Perbandingan Kompos Tanah TPA : Top Soil = 75% : 25%, S4= Perbandingan Kompos Tanah TPA : Top Soil = 100% : 0%. Berdasarkan kombinasi perlakuan tersebut maka terdapat 15 kombinasi dan setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga terdapat 45 unit percobaan. Sampel setiap polybag ditanam tomat ceri sebanyak 1 tanaman penempatan setiap sampel dilakukan secara acak, dan setiap perlakuan mempunyai sisipan (cadangan) sehingga jumlah keseluruhan tanaman sebanyak 90 tanaman. Pengamatan parameter dilakukan dua minggu sekali, adapun parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, dan diameter batang. Parameter yang diamati pada saat panen yaitu jumlah buah pertanaman, berat segar buah pertanaman, diameter buah, berat basah tajuk, berat kering tajuk, berat basah akar, berat kering akar, rasio akar – tajuk, pH tanah akhir, kandungan Cd, anatomi irisan akar melintang. Berdasarkan hasil penelitian dapat dikemukakan bahwa faktor varietas tomat (R) memberikan pengaruh berbeda sangat nyata terhadap tinggi tanaman pada pengamatan 2,4, dan 17 MSPT, jumlah daun pada pengamatan 2,4, dan 17 MSPT, jumlah buah , diameter buah, berat basah tajuk, dan berat kering tajuk. Berbeda nyata terhadap tinggi tanaman pada pengamatan 6 MSPT, jumlah daun pada pengamatan 6 MSPT, diameter batang pada pengamatan 2,6 MSPT. Berdasarkan hasil penelitian dapat dikemukakan bahwa faktor komposisi tanah (S) hanya
berpengaruh nyata terhadap berat kering tajuk. Sedangkan interaksi antar varietas (R) dan komposisi tanah (S) memberikan pengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman pengamatan 4 MSPT dan diameter buah (mm), memberikan pengaruh berbeda nyata terhadapan diameter batang pada umur 4 MSPT dan berat segar buah (g) tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, jumlah buah, berat basah tajuk, berat kering tajuk, berat basah akar, berat kering akar, dan rasio akar-tajuk.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | 600 Technology (Applied science) > 630 Agriculture |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > S1-Agroteknologi |
| Depositing User: | Fitcroy Modestus Rumahorbo,S.S.I |
| Date Deposited: | 10 Jul 2026 07:20 |
| Last Modified: | 10 Jul 2026 07:20 |
| URI: | https://eprints.ust.ac.id/id/eprint/805 |
