Siahaan, Van Aksell Bitel (2018) Kajian Efektifitas Jembatan Penyeberangan Orang Di Kota Medan (Studi Kasus : Plaza Medan Fair Jl.Gatot Subroto, Medan). Other thesis, Universitas Katolik Santo Thomas.
COVER, ABSTRAK, DAFTAR PUSTAKA VAN AKSELL BITEL SIAHAAN.pdf - Published Version
Download (378kB)
FULL TEXT VAN AKSELL BITEL SIAHAAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (1MB) | Request a copy
Abstract
Jembatan penyebrangan pada pusat perdangagan dibuat untuk mangatasi konflik antara pejalan kaki dengan lalu lintas yang berpengaruh bagi: Keselamatan, Keamanan, Kenyamanan dan ketertiban lalu lintas, sehingga perlu ditinjau efektifitasnya. Tujuan penelitian ini adalah menilai tingkat efektifitas penggunaan jembatan penyebrangan pada pusat perdangangan lokasi : central business district (CBD) yang terletak di pusat perbelanjaan Plaza Medan Fair. Penelitian ini menganalisis tentang tingkat kesesuaian dan efektifitas penggunaan jembatan penyebrangan ditinjau dari volume lalu lintas (v), volume penyeberang (P), kepadatan (DS), presentase penyeberang jalan yang lewat jembatan penyeberangan, perbandingan antara kecepatan kendaraan di bawah jembatan penyeberangan dan pada ruas jalan, dan analasis perilaku penyeberang jalan. Dari hasil analisis volume penyeberang jalan (P) dan volume kendaraan (V) pada ketiga lokasi diperoleh hasil P pada lokasi JPO I adalah 123 orang/jam, lokasi JPO II adalah 116 orang/jam, dan pada lokasi JPO III adalah 211 orang/jam (lebih kecil dari 1100 orang/jam), dan V pada lokasi JPO I adalah 6425 kend/jam, lokasi JPO II adalah 6812 kend/jam, dan pada lokasi JPO III adalah 6652 kend/jam (lebih besar dari 750 kend/jam), serta PV2 lebih besar dari 2×108. Fasilitas belum sesuai dan fasilitas yang sesuai adalah pelican dengan pelindung, tetapi melihat volume lalu lintas yang jauh lebih tinggi dari persyaratan lebih kecil dari 750 kend/jam sehingga untuk menunjang keselamatan pejalan kaki dan kelancaran arus lalu lintas direkomendasikan tetap digunakan jembatan penyeberangan. Penggunaan jembatan penyeberangan ditinjau dari derajat kejenuhan (DS) pada ruas jalan dibawah ketiga lokasi pada jam tersibuk adalah pada lokasi JPO I adalah 0,83, JPO II adalah 0,84, dan pada lokasi JPO III adalah 0,84, DS pada ketiga lokasi sudah lebih besar dari 0,75 dinilai lalu lintas sudah cukup padat, sehingga rekomendasinya tetap digunakan jembatan penyeberangan karena pentingnya keselamatan pejalan kaki dan kelancaran arus lalu lintas. Pada ketiga lokasi penelitian presentase penyeberang yang lewat jembatan penyeberangan tidak terpengaruh oleh volume lalu lintas, kecuali lokasi JPO III hari sabtu dimana volume lalu lintas cukup berpengaruh bagi penyeberang yang lewat jembatan penyeberangan yaitu dengan nilai koefisien korelasi (r) pada analisis regresi linier adalah 0.520 cukup tinggi dan koefisien determinasi (r2) adalah 0,271, hal ini disebabkan oleh lalu lintas yang cukup padat dan hambatan samping yang tinggi. serta alasan menggunakan jembatan penyeberangan karena faktor keamanan, dan bagi penyeberang yang tidak menggunakan jembatan.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | efektifitas, jembatan penyeberangan, pejalan kaki |
| Subjects: | 300 Social sciences > 380 Commerce, communications, transport |
| Divisions: | Fakultas Teknik > S1-Teknik Sipil |
| Depositing User: | Riana Sari Margaretha Sitinjak, S.Sos |
| Date Deposited: | 16 Mar 2026 06:33 |
| Last Modified: | 16 Mar 2026 06:33 |
| URI: | https://eprints.ust.ac.id/id/eprint/420 |
