Analisis Efisiensi Saluran Pemasaran Ubi Jalar (Studi Kasus : Desa Sei Beras Sekata, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara)

Nainggolan, Mariani Lauren (2025) Analisis Efisiensi Saluran Pemasaran Ubi Jalar (Studi Kasus : Desa Sei Beras Sekata, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara). Other thesis, Universitas Katolik Santo Thomas.

[thumbnail of ABSTRAK DAN DAFTAR PUSTAKA] Text (ABSTRAK DAN DAFTAR PUSTAKA)
Abstrak dan Daftar Pustaka Mariani Lauren Nainggolan.pdf - Published Version

Download (835kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
Full Text Mariani Lauren Nainggolan.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Permasalahan yang terjadi dalam pemasaran ubi jalar memengaruhi keuntungan petani dan lembaga pemasaran. Oleh karena itu, diperlukan sistem pemasaran yang sesuai dan efisien agar keuntungan dapat dibagi secara adil antara petani maupun lembaga pemasaran. Efisiensi saluran pemasaran diukur menggunakan indikator margin pemasaran, share margin, dan tingkat efisiensi pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan saluran pemasaran ubi jalar di Desa Sei Beras Sekata, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, (2) menganalisis margin pemasaran di berbagai tingkat lembaga pemasaran di Desa Sei Beras Sekata, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, dan (3) menganalisis tingkat efisiensi saluran pemasaran ubi jalar di Desa Sei Beras Sekata, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang. Penelitian dilakukan di Desa Sei Beras Sekata secara purposive dengan populasi petani ubi jalar sebagai fokus utama dan pelacakan pedagang menggunakan metode snowball sampling. Sampel terdiri dari 30 petani, 1 pedagang pengumpul, 3 pedagang besar, dan 11 pedagang pengecer yang dipilih secara proporsional berdasarkan mata rantai pemasaran. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan mengkaji margin pemasaran, share margin, biaya pemasaran, dan efisiensi pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga saluran pemasaran ubi jalar di daerah penelitian yaitu: Saluran I yaitu: Petani → Konsumen, Saluran II yaitu: Petani → Pedagang Pengumpul → Pedagang Pengecer → Konsumen dan Saluran III yaitu: Petani → Pedagang Pengumpul → Pedagang Besar → Pedagang Pengecer → Konsumen. Margin pemasaran berbeda pada masing- masing saluran. Pada saluran I, margin pemasaran adalah nol karena tidak ada perantara sehingga petani menerima seluruh harga jual. Pada saluran II, margin pemasaran sebesar Rp 8.200/kg untuk grade A dan Rp 3.700/kg untuk grade B. Saluran III memiliki margin pemasaran tertinggi dengan Rp 9.200/kg untuk grade A dan Rp 5.500/kg untuk grade B akibat banyaknya perantara yang menaikkan biaya pemasaran. Tingkat efisiensi pemasaran berdasarkan perbandingan biaya pemasaran dan nilai produk yang diperoleh adalah sebagai berikut: saluran I paling efisien dengan efisiensi sebesar 0,67%, diikuti saluran II dengan efisiensi 22% - 26%, dan saluran III paling rendah efisiensinya namun masih tergolong efisien dengan nilai 36% - 43%, semua di bawah batas 50% yang berarti sistem pemasaran masih efisien.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: 600 Technology (Applied science) > 630 Agriculture
Divisions: Fakultas Pertanian > S1-Agribisnis
Depositing User: Fitcroy Modestus Rumahorbo,S.S.I
Date Deposited: 15 May 2026 07:49
Last Modified: 15 May 2026 07:49
URI: https://eprints.ust.ac.id/id/eprint/607

Actions (login required)

View Item
View Item