Analisis Pemilihan Rute Transportasi Darat Logistik Keluar Kota Medan dengan Metode Analytical Hierarchy Process (Studi Kasus : Rute Tol dan Rute Non-Tol)

Zai, Emanuel Temawanolo (2025) Analisis Pemilihan Rute Transportasi Darat Logistik Keluar Kota Medan dengan Metode Analytical Hierarchy Process (Studi Kasus : Rute Tol dan Rute Non-Tol). Other thesis, Universitas Katolik Santo Thomas.

[thumbnail of ABSTARK DAN DAFTAR PUSTAKA] Text (ABSTARK DAN DAFTAR PUSTAKA)
Abstrak dan Daftar Pustaka Emanuel Temawolono Zai.pdf - Published Version

Download (1MB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
Full Text Emanuel Temawolono Zai.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Pembangunan jalan tol yang baru (Medan, Tebing Tinggi, Indrapura dan Pematang Siantar) merupakan bagian dari proyek Jalan Tol Trans Sumatera. Hal ini mendorong perusahaan logistik untuk mengevaluasi ulang kriteria rute pengiriman ke luar Kota Medan. Penelitian ini menganalisis pemilihan rute transportasi darat logistik keluar Kota Medan. Penelitian ini menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk menganalisis bobot prioritas kriteria- kriteria dan alternatif rute. Kriteria yang digunakan menentukan rute adalah efisiensi waktu, keamanan, kenyamanan pengemudi, biaya transportasi, volume angkutan dan tujuan pengiriman. Kuesioner dibagikan dan dilanjutkan dengan wawancara terhadap 12 responden manajer operasional logistik yang bertanggungjawab menentukan rute pengiriman. Hasilnya menunjukkan bobot prioritas tertinggi adalah efisiensi waktu (0,373), kemudian disusul oleh keamanan (0,320), biaya perjalanan (0,141), volume angkutan (0,086), tujuan pengiriman (0,046), dan bobot prioritas terendah kenyamanan pengemudi (0,033). Alternatif rute transportasi darat dengan bobot tertinggi yang menjadi pilihan perusahaan logistik berdasarkan kriteria adalah rute tol (0,778) dengan faktor kriteria efisiensi waktu (0,336 / 0,373 = 90,080%), keamanan (0,279 / 0,320 = 87,187%), kenyamanan pengemudi (0,028 / 0,033 = 84,783%), volume angkutan (0,070 / 0,086 = 81,395%) dan tujuan pengiriman (0,039 / 0,046 = 84,783%). Sedangkan rute non-tol dengan bobot (0,222) unggul dari faktor biaya perjalanan (0,116 / 0,141 = 82,269%) untuk jarak pendek dan pengiriman kecil.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: pemilihan rute, kriteria rute, transportasi darat, logistik, analitycal hierarchy process.
Subjects: 700 The arts > 710 Area planning and landscape architecture
Divisions: Fakultas Teknik > S1-Teknik Sipil
Depositing User: Fitcroy Modestus Rumahorbo,S.S.I
Date Deposited: 18 May 2026 08:30
Last Modified: 18 May 2026 08:30
URI: https://eprints.ust.ac.id/id/eprint/630

Actions (login required)

View Item
View Item